Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Dibalik Kemajuan Teknologi Terdapat Jutaan Air Mata

Chuwee.xyz - Berapa banyak dari kita yang kerap terkesan dengan perkembangan gadget terbaru? Ya kita pasti berkeinginan mempunyai gadget keluaran terkini dengan seluruh perkembangan teknologinya.

Tetapi, berapa banyak dari kita yang peduli perihal apa yang terjadi selama pembuatan gadget–gadget idaman kita itu?

Cuma sedikit yang peduli perihal permasalahan ini, salah satunya yakni Who Pays Film. Who Pays Film ialah institusi yang sengaja mendokumentasikan penderitaan para “korban” dari gadget–gadget kita dalam format film pendek.

Para pemeran dalam film berjudul Who Pays the Price? The Human Cost of Electronics ini adalah pekerja–pekerja muda China yang divonis positif mengidap Leukopenia dan Leukimia dampak bahan–bahan kimia yang dipakai dalam pengerjaan produksi bermacam-macam telepon pintar yang ada di pasaran.

Leukopenia sendiri merupakan penyakit karena kekurangan sel darah putih dalam tubuh sehingga melemahkan sistem kekebalan tubuh. Sedangkan Leukimia atau yang sering kali disebut dengan kanker darah ialah penyakit yang disebabkan karena meningkatnya jumlah sel darah putih di dalam tubuh.

Seperti yang diceritakan dalam film, 12 juta anak belasan tahun di China keluar rumah untuk bekerja. Mereka ini merupakan bagian dari 260 juta orang di China yang harus jauh meninggalkan rumahnya untuk bertahan hidup.

Dan inilah sebagian kutipan yang ada dalam video ini,

“Mimpi saya yaitu keluar rumah dan mempunyai kehidupan yang lebih bagus. Saya stop sekolah sebab kedua orang tua saya harus bekerja siang malam demi sekolah saya. Tapi, kamu tahu? Ketika saya di rumah sakit saya tidak sanggup berjalan. Saya tidak berani untuk mengatakannya pada ibu saya. Saya pikir setidaknya saya seharusnya bisa menjaga diri sehingga saya tidak lagi membebani kedua orang tua. Namun alhasil saya tetap saja menjadi beban bagi mereka” Shang Jiaojiao, korban racun N-Heksana.

“Saya berada di RS selama 6 tahun. Saya pikir hidup saya sudah usai, saya tidak tahu apa yang mesti saya lakukan sekarang” Chen Chuang, penderita Leukopenia.

“Saya sudah menjalani 28 kemoterapi. Tulang – tulangku terasa sangat sakit, sungguh amat sangat menyakitkan” Yi Yeting, penderita Leukimia.

“Perusahaan sama sekali tak memberikan kompensasi untuk penyakitku sebab mereka menganggap penyakitku bukanlah kecelakaan kerja. Saya masih cemas pada ibu saya. Akankah ia baik–baik saja? Itulah sebabnya saya bekerja begitu keras. Tetapi, sekarang kupikir semuanya harus usai” Chen Qianqian, penderita Leukimia.

Film lengkap mengenai apa yang terjadi selama progres produksi gadget–gadget idaman kita hal yang demikian bisa dilihat dalam video di bawah ini.


Jadi dibalik cepatnya kemajuan teknologi yang diperlihatkan oleh gadget–gadget kita, terdapat ratusan malahan jutaan air mata pekerja muda China yang terkena racun Benzena, N-Heksana atau berbagai racun kimia yang diaplikasikan selama pelaksanaan produksi.