Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Intel Rilis Alder Lake, AMD Diskon Harga Ryzen 5000

CEO AMD Lisa Su memamerkan AMD Ryzen 5000. Foto: Screenshot YouTube


Tak lama setelah Intel merilis prosesor seri Alder Lake, harga prosesor AMD Ryzen 5000 disebut mendapat diskon besar di sejumlah peritel.


Dilansir Techspot, Rabu (10/11/2021), peritel komponen PC MicroCenter mendiskon harga sejumlah seri AMD Ryzen 5000 (Vermeer). Diskon paling besar ada di Ryzen 7 5800X, yang harganya turun menjadi USD 299 atau didiskon USD 150.


Sementara itu Ryzen 9 5950X, CPU 16 core yang sebelumnya dijual dengan harga USD 799 kini dijual dengan harga USD 699. Untuk seri mainstream seperti Ryzen 5 5600X pun didiskon, namun potongannya lebih kecil. Yaitu turun dari USD 299 menjadi USD 279.


Perlu diingat, tak semua peritel memberikan diskon yang sama. Bahkan ada juga yang tak memberikan diskon sama sekali, seperti sejumlah peritel di Eropa. Peritel komponen PC lain seperti Newegg ikut memberikan diskon namun tak terlalu signifikan seperti di MicroCenter.


Mungkin saja langkah ini diambil karena AMD mulai merasakan tekanan dari jajaran prosesor Alder Lake dari Intel. Terutama seri Core i5 non-K yang harganya di bawah USD 300, seperti i5-12400F yang kabarnya bakal menjadi 'raja' di kelas budget dengan harga USD 160.


Meski AMD tetap saja punya keunggulan lain, karena Ryzen 5000 masih menggunakan motherboard AM4 yang ketersediaan dan harganya lebih baik ketimbang motherboard LGA 1700 yang dibutuhkan untuk menjalankan Alder Lake.


Pemberian diskon ini mungkin menjadi salah satu cara AMD agar tetap bisa bersaing dengan Intel sampai mereka merilis Ryzen 6000 pada 2022 mendatang.


Chip Intel Core generasi ke-12 Alder Lake resmi diumumkan. Ada enam chip baru yang dihadirkan, semuanya membawa peningkatan kinerja dari generasi sebelumnya.


Awalnya ada tiga model yang akan dirilis, yakni Core i9-12900K, Core i7-12700K, dan Core i5-12600K. Kemudian akan dihadirkan versi 'KF' dari masing-masing chip tersebut yang tidak membawa GPU terintegrasi.


Meski punya performa tinggi, ada cukup banyak game yang tak kompatibel dengan prosesor baru ini. Menurut Intel hal ini terjadi karena masalah Digital Rights Management (DRM), yang mengenali core efisien di Alder Lake (E-cores) sebagai sistem yang berbeda. Hal ini membuat gamenya tidak bisa diluncurkan, atau kalau pun bisa, gamenya bakal crash saat sedang dimainkan.