Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Ismail Marzuki Jadi Google Doodle di Hari Pahlawan

Ilustrasi Ismail Marzuki. Foto: Screenshot Google Doodle


Tanggal 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan. Untuk menyemarakkan edisi hari Pahlawan ini, Google menampilkan tokoh asal Indonesia di Google Doodle, yaitu komposer kenamaan Ismail Marzuki.


Jika mengakses laman pencarian Google, maka pengguna akan melihat ilustrasi Ismail Marzuki sedang memainkan biola. Kemudian jika diklik, maka akan tampil informasi mengenai dirinya.


Ismail Marzuki merupakan salah satu komposer Indonesia yang kerap menciptakan lagu-lagu patriotik pada zaman pergerakan kemerdekaan bangsa. Salah satu lagunya yang akrab dinyanyikan pada 10 November adalah Gugur Bunga.


Mengenai profil singkatnya, Ismail Marzuki memiliki nama panggilan Bang Ma'ing. Dia lahir di Kampung Kwitang, Jakarta, 11 Mei 1914. Ayahnya, yang bernama Marzuki, merupakan seorang wiraswasta kecil-kecilan di wilayah Kwitang, Senen, Jakarta Pusat. Sementara itu, ibunya meninggal dunia saat melahirkan dirinya.


Ia menempuh pendidikan dasar di HIS Idenburg (setara SD), kemudian MULO (Meer Uitgebreid Lager Onderwijs/setara SMP) di Jl. Menjangan Jakarta dan Madrasah Unwanul Wustha (mempelajari Ilmu Agama).


Ismail Marzuki juga mengikuti beberapa kegiatan musik yang mengantarkannya menjadi seorang pemusik ternama Indonesia. Berikut di antaranya:


- Anggota grup musikn Lief Java pimpinan Hugo Dumas, sebuah orkes terkenal di zaman Belanda.

- Mengikuti siaran NIROM (Nederlands Indische Radio Omroep Maatschappij) yang berdiri pada 1934.

- Memimpin Orkes Studio Jakarta.

- Membentuk Orkes Studio Bandung (1936-1937).


Selama masa hidupnya ia telah menulis lebih dari 200 lagu. Selain lagu "Gugur Bunga", Ismail Marzuki juga membuat "Halo, Halo Bandung", "Rayuan Pulau Kelapa" dan masih banyak lagi.


Untuk menghormati kontribusinya, pemerintah Indonesia menobatkan Marzuki Pahlawan Nasional di tahun 2004. Hari ini, pengunjung dapat mempelajari lebih lanjut tentang Ismail Marzuki di Taman Ismail Marzuki (TIM), yang memamerkan koleksi pribadinya termasuk lagu-lagu tulisan tangan dan beberapa dari banyak instrumennya.