Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Teori Konspirasi Terbaru, Bill Gates Dituduh Penyihir

 Teori Konspirasi Terbaru, Bill Gates Dituduh Seorang Penyihir. Foto: Gates Notes


Lagi-lagi Bill Gates jadi sasaran penggila teori konspirasi. Kali ini Founder of Microsoft ini disebut sebagai penyihir modern. Ini bukan pertama kalinya nama Gates dibawa-bawa dalam urusan teori konspirasi, namun yang terbaru ini cukup menarik untuk dibahas.


Manvir Singh, peneliti di Institute for Advanced Study di Toulouse, Prancis, mengatakan ada banyak kesamaan antara konspirasi COVID di sekitar Bill Gates dan teori tentang penyihir di masa lalu. Keduanya muncul dalam konteks ketidakpastian ketika orang menghadapi kemalangan yang tak dapat dijelaskan.


"Keduanya mengaitkan kemalangan itu dengan sosok kuat dan jahat yang bekerja melalui cara yang tak terlihat. Keduanya membawa ketidakberuntungan ini menjadi kekuatan, figur yang melakukan kejahatan yang tidak terlihat," kata Singh melansir USA Today, Senin (8/11/2021).


Sebuah analisis oleh The Guardian berdasarkan karya Tangherlini mengungkapkan bagaimana konspirasi kerap muncul di sekitar Bill Gates, menunjukkan banyak kesamaan dengan teori yang dikembangkan tentang penyihir berabad-abad yang lalu. Misalnya, mirip dengan bagaimana orang dulu percaya bahwa penyihir akan menyalahgunakan barang-barang seperti sapu untuk terbang dan tongkat sihir untuk merapal mantra. Beberapa orang Amerika modern berpikir Gates menggunakan vaksin untuk menanamkan microchip dan mengaktifkan chip dengan 5G.


Seperti penyihir yang bermitra dengan Setan, Gates memiliki sekutu gelap dalam bentuk Dr Anthony Fauci, kepala penasihat medis untuk Presiden Joe Biden, serta pemerintah China. Unggahan yang tidak akurat ini muncul dari para 'ahli' teori konspirasi di Reddit dan 4chan.


Teori palsu lainnya seputar Gates adalah bahwa pandemi adalah rencananya untuk mengurangi populasi dunia dan vaksinasi adalah cara untuk mensterilkan populasi. Demikian pula, orang-orang di abad ke-19, mereka percaya bahwa penyihir akan menggunakan ramuan dan mantra untuk menyebabkan keguguran.


Paralel yang disebutkan oleh Profesor Timothy Tangherlini dari University of California ini menunjukkan bagaimana studi cerita rakyat sejarah terkait dengan kampanye disinformasi modern. Strategi yang digunakan baik masa lalu maupun sekarang ternyata sama, terkait menjelaskan soal ancaman dan ketidakpastian yang terjadi.


"Bukan cuma kepercayaan soal penyihir ini yang sangat pas, tetapi (teori) ini juga memasukkan wujud sebuah negosiasi dari strategi untuk mengatasi ancaman yang benar-benar terjadi pada kenyataan," ucap Tangherlini.


"Gates dalam beberapa hal dijadikan sebagai 'penjahat sempurna' dalam masyarakat kontemporer, karena ia muncul dalam begitu banyak konteks yang berbeda - dan dapat berperan sebagai penjahat dalam setiap konteks itu," sambungnya lagi.


Mengapa Bill Gates sering sekali menjadi sasaran konspirasi? Jawabannya dijelaskan oleh Kathleen Hall Jamieson, Direktur Annenberg Public Policy Center di University of Pennsylvania. Menurutnya, mereka yang memiliki kekayaan dianggap memiliki kekuatan untuk terlibat dalam dan menutupi kegiatan yang tidak bisa diketahui orang biasa. Akibatnya, Bill Gates adalah subjek teori konspirasi yang tak terhindarkan.


Dalam teori konspirasi ini, kekayaan Gates ditambah dengan hubungannya dengan Big Tech, kontak pemerintah, dan kendalinya atas yayasan kesehatan masyarakat memberinya 'sarana' untuk terlibat dan menutupi aktivitas yang tidak diinginkan tanpa terdeteksi.